RSS

E G O I S

Harusnya tak begini diantara kau dan aku.
Sama-sama bertahan.
Hanya karna satu ego sendiri.
Sering kita sembunyi dibalik sikap dan tatap.
Padahal hati kita tak ingin saling menyakiti..

Mengapa tak mencoba jujur pada hati kita kasih ??
Bahwa sesungguhnya engkau dan aku takut berpisah 💔💔
Seandainya saja mau sedikit mengalah kasih..
Pertengkaran ini tak mungkin ada selamanya..

Untukmu Yang Tak Kunjung Melamarku

Menginjak masa pacaran yang akan memasuki tahun ke 4, sebelumnya aku sangat berterima kasih karena kamu sudah datang dikehidupanku dan bersedia menjadi tempat aku berbagi segala macam keluhan ataupun bahagiaku.
Aku sangat bersyukur karena memiliki lelaki yang sangat bisa mengerti aku dan bisa menerima perempuan sepertiku yang jauh dari kata sempurna. 
Di tempat yang tidak selalu bersama, aku hanya sanggup berdoa agar kamu selalu ingat bahwa disini ada aku yang sangat mencintai dan menyayangimu.
Diusia pacaran yang sejauh ini, bukan hanya aku. Orangtua, bahkan keluarga terdekatku mulai menanyakan bagaimana etikat baikmu padaku, dan setiap aku bertanya balik padamu kamu hanya terus menyuruhku untuk bersabar. Dengan alasan karena kamu belum mapan dan alasan kamu nantimya takut, tidak akan bisa menafkahiku. Saat aku menanyakan sampai kapan aku menunggu, kamupun tetap megatakan padaku untuk sabar.
Mudah saja bagi ku untuk sabar dan ikhlas menunggumu, tetapi aku perempuan, dimana secara alamiah aku memiliki batas waktu kapan aku memiliki masa subur untuk mengandung seorang anak. Aku, perempuan memiliki batas usia dimana semakin usiaku bertambah semakin sulit bagiku untuk memilih ataupun mencari kekasih baru jika akhirnya kamu memilih berpaling.
Andai kamu tau, sebelum karirmu melejit seperti sekarang, aku sudah ikhlas menerimamu. Aku tidak pernah bermimpi hal lain mengenai materi selain aku hanya ingin serius menjalin hubungan ini denganmu, dan setiap kali aku mengutarakan mimpiku ini, sekali lagi sabar menjadi kata kunci ajaib yang kamu lontarkan untukku.
Jika sudah seperi itu, aku lebih memilih diam dan takut kehilanganmu dibanding harus memikirkan diriku sendiri dan perasaan kedua orang tuaku. Selama ini aku sengaja selalu menghindar dari undangan pernikahan teman-temanku karena aku sendiri tak sanggup menahan iri pada mereka yang tak membutuhkan masa pacaran lama untuk naik kepelaminan.
Melalui tulisan ini semoga kamu memahami. Tanpa karir dan mapanmu sekarang, aku akan tetap berlapang menerimamu, sedikitpun rasa cinta dan sayangku tidak akan berubah.

Semoga Allah menetapkan waktu terbaik agar kamu bersama kedua orang tuamu datang menemuiku dan kedua orangtuaku untuk segera melamarku. Aamiin…

Apa harus aku yang melamarmu ??

Setiap anak manusia memiliki jalan cinta masih-masing. Tapi entah kenapa, kisah cinta yang seperti ini tidak penah aku harapkan. Ketika mengagumimu adalah sebuah awal dari rasa sakit, dan harapan bersama mu kini terasa kosong. Apakah kau tidak mengerti persaanku saat ini, atau ada sesuatu yang sedang kau persiapakan untuk saat nanti.

Apakah aku yang harus melamarmu, ketika kau tidak kunjung datang ke rumahku. Meminta pada ayah ku untuk bicara padamu sebagai seorang pria. Menanyakan kesiapan dan kepastian, apakah kau memiliki rasa yang sama kepadaku.

Akan aku sederhanakan pinta ku kepadamu, tidak sampai hati aku membenanimu dengan biaya resepsi yang mahal atau fasilitas hidup yang banyak orang idam-idamkan. Karena bersama mu sudah lebih dari cukup dari kemewahan dunia. Aku yakin kau adalah seseorang yang pekerja keras dan memiliki prioritas kepada kluarga.

Tapi mungkin memang benar kata suara burung yang berkicau, kalau kau bukan jodohku karena menanti seseorang dan itu bukan aku.Salahku yang terlalu mengagumimu, salahku yang begitu saja mudah jatuh hati pada mu, salahku yang masih mempertahankan rasa ini sampai sekarang dan berharap kalau kau adalah jodohku.

Tolong jelaskan kalau perasaan ini benar-benar salah, salah mengira kalau kau benar memiliki rasa yang sama seperti yang aku rasakan, salah mengira kalau kau adalah sosok yang aku harapkan di masa yang akan datang, dan salah ketika aku terlalu banyak memintamu dalam setiap doa serta tangis setelah sholatku.

Ingin rasanya aku menyerah dan mulai membuka hati untuk seseorang selain dari kamu. Tapi seperti tidak mungin aku lakukan sekarang ini. Karena harap dan bayang tentangmu masih ada. Mungkin akan sangat sulit untuk melupakan itu semua, tapi aku yakin pasti bisa.

Jangan sampai ada benci, ketika rasa cinta itu tertanam terlalu dalam. Jangan sampai ada rasa kecewa dan takut untuk memulai, ketika harapan yang kau bangun tidak pernah sampai. Dan jangan sampai berhenti berdoa, hanya karena satu permintaanmu Allah ganti degan sesuatu yang lebih baik.
Write here, about you and your blog.
 
Copyright 2009 AWESOME All rights reserved.
Free Blogger Templates by DeluxeTemplates.net
Wordpress Theme by EZwpthemes
Blogger Templates